Pertumbuhan kebutuhan data center di Indonesia, terutama seiring berkembangnya cloud computing, AI, dan digitalisasi bisnis, mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur data center. Namun, membangun data center bukan hanya soal menyediakan gedung dan sistem IT. Di baliknya terdapat proses logistik yang kompleks untuk memindahkan berbagai equipment data center dengan aman, tepat waktu, dan sesuai spesifikasi.

Equipment seperti server, rack, UPS, transformer, generator, cooling system, hingga electrical equipment memiliki karakteristik yang berbeda. Sebagian bernilai tinggi, berukuran besar, berat, sensitif terhadap guncangan, dan membutuhkan penanganan khusus.

Karena itu, memilih perusahaan logistik untuk proyek data center tidak cukup hanya berdasarkan harga atau kemampuan mengirim barang. Perusahaan logistik harus memiliki kapabilitas untuk menangani karakteristik equipment data center dari awal hingga tiba di lokasi proyek.

Apa Saja Equipment Data Center yang Membutuhkan Penanganan Khusus?

Equipment data center dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kategori utama, antara lain:

Setiap equipment memiliki kebutuhan transportasi dan handling yang berbeda. Equipment berukuran besar membutuhkan perencanaan rute dan heavy lifting, sementara equipment yang sensitif membutuhkan perlindungan terhadap benturan, getaran, kelembapan, dan kondisi lingkungan selama perjalanan.

1. Pengalaman Menangani Project Cargo

Pastikan perusahaan memiliki pengalaman menangani high-value, oversized, heavy, atau sensitive equipment. Proyek data center melibatkan banyak equipment, delivery points, vendor, serta jadwal instalasi yang ketat.

2. Kemampuan Project Logistics Planning

Logistik harus direncanakan sebelum equipment bergerak, mulai dari site & route survey, dimension assessment, transportation planning, scheduling, lifting, permit, hingga contingency planning. Perencanaan yang matang membantu mengantisipasi hambatan akses, clearance, kapasitas jalan, dan kebutuhan alat berat.

3. Heavy Lift & Special Handling

Equipment seperti transformer, generator, dan chiller membutuhkan penanganan khusus. Pastikan perusahaan memiliki akses ke heavy haulage, crane, lowbed trailer, dan specialized equipment, serta tim yang memahami metode lifting, loading, securing, dan unloading.

4. End-to-End Visibility

Keterlambatan satu equipment dapat memengaruhi tahapan proyek berikutnya. Pilih partner yang menyediakan visibilitas dari Origin → Port → Customs → Inland Transportation → Site → Final Delivery, termasuk status shipment, ETA, lokasi kendaraan, dan potensi delay.

5. Pemahaman Regulatory & Permit

Pengiriman oversized equipment membutuhkan pemahaman terhadap transportation permits, customs clearance, port handling, road restrictions, dan koordinasi dengan pihak terkait, terutama saat melewati wilayah dengan regulasi berbeda.

6. Risk Management & Contingency Plan

Selain delivery plan, pastikan perusahaan memiliki contingency plan untuk menghadapi cuaca, kemacetan, kerusakan kendaraan, perubahan jadwal kapal, atau gangguan rute. Ini dapat mencakup alternative route, backup vehicle, emergency response, monitoring, dan escalation process.

7. Integrated Logistics Partner

Idealnya, satu partner mampu mengintegrasikan freight forwarding, customs clearance, port handling, transportation, warehousing, heavy lifting, hingga final delivery. Dengan satu titik koordinasi, project owner mendapatkan visibilitas dan kontrol yang lebih terintegrasi.

Mengapa Integrated Logistics Penting untuk Proyek Data Center?

Dalam proyek data center, logistik bukan sekadar aktivitas memindahkan barang dari satu lokasi ke lokasi lain. Logistik merupakan bagian dari project execution.

Equipment harus tiba: di lokasi yang tepat → dalam kondisi yang tepat → pada waktu yang tepat.

Karena itu, perusahaan logistik perlu memahami bukan hanya karakteristik cargo, tetapi juga project timeline, installation sequence, site readiness, dan dependency antar-equipment.

Pendekatan inilah yang membuat integrated logistics menjadi semakin relevan untuk proyek data center.

Checklist Memilih Perusahaan Logistik untuk Data Center

Sebelum memilih logistics partner, project owner dapat mempertimbangkan beberapa pertanyaan berikut:

  1. Apakah perusahaan memiliki pengalaman menangani project cargo?
  2. Apakah mampu menangani oversized dan heavy equipment?
  3. Apakah memiliki kemampuan heavy lifting dan special handling?
  4. Apakah mampu melakukan route survey dan site survey?
  5. Apakah memiliki sistem shipment tracking dan visibility?
  6. Apakah memahami customs dan permit requirements?
  7. Apakah memiliki contingency dan risk management plan?
  8. Apakah mampu mengintegrasikan freight forwarding, transportation, warehousing, dan project delivery?
  9. Apakah memiliki pengalaman bekerja dengan project owner, EPC contractor, vendor, dan equipment manufacturer?
  10. Apakah memiliki tim project logistics yang mampu menjadi single point of coordination?

Memilih perusahaan logistik untuk equipment data center bukan sekadar mencari penyedia transportasi. Dibutuhkan logistics partner yang memahami karakteristik equipment, mampu merencanakan pengiriman secara menyeluruh, mengelola risiko, serta memastikan setiap proses berjalan terkoordinasi hingga equipment tiba di project site.

Di tengah berkembangnya proyek data center di Indonesia, kebutuhan tersebut semakin mengarah pada integrated logistics, menghubungkan freight forwarding, customs clearance, transportation, warehousing, hingga project delivery dalam satu koordinasi yang terintegrasi.

Dengan pengalaman dan kapabilitas di bidang integrated logistics dan project logistics, PT BSA Logistics Indonesia (WBSA) hadir untuk mendukung kebutuhan logistik proyek, termasuk penanganan cargo dengan karakteristik khusus dan kebutuhan pengiriman yang membutuhkan perencanaan serta koordinasi menyeluruh.

Hubungi kami untuk mendiskusikan kebutuhan logistik proyek data center Anda dan temukan solusi logistik yang tepat untuk mendukung kelancaran setiap tahap proyek. 

——-

Hubungi kami:

☎ +6221 4603401

☎ +6221 4603410

Andree Susanto

President Commissioner

Indonesian citizen, 37 years old.

Andree earned a Bachelor of Science in Chemical Engineering from the University of California, Berkeley, USA, in 2010 and then pursued Executive Education at Harvard Business School in 2022.

Current Role:

  • 2025 – present: President Commissioner of the Company
  • 2022 – present: Advisor at Rekosistem Pte Ltd
  • 2020 – present: Advisor at Commodity Dragon Pte Ltd
  • 2019 – present: Investor and President Commissioner at Otoklix International Pte Ltd
  • 2017 – present: Group Founder and CEO at Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd

Willson Cuaca

Commissioner

Indonesian citizen, 47 years old.

Willson earned a Bachelor’s degree in Informatics Engineering from Bina Nusantara University, Indonesia, in 2000.

Current Role:

  • 2025 – Present: Commissioner of the Company
  • 2024 – Present: President Commissioner of PT Fore Kopi Indonesia Tbk.
  • 2016 – Present: Founder, Director, and Managing Partner of East Ventures Advisory Pte. Ltd.
  • 2009 – Present: Founder and Director of East Ventures Pte. Ltd.

Drs. M. Jusuf Wibisana, SE.Ak., M. Ec.

Independent Commissioner

Indonesian citizen, 66 years old.

Earned his Doctorate/Bachelor of Economics from Gajah Mada University, Yogyakarta in 1983 and his Master of Economics in Accounting and Finance from Macquarie University, Australia, in 1990.

Current Role:

  • 2025 – Present: Independent Commissioner at the Company
  • 2003 – 2025: Partner at PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia
  • 2018 – 2022: Member of the Audit Board of the Financial Services Authority

Edwin Wibowo

President Director

Indonesian citizen, 36 years old.

Earned a Bachelor of Mechanical Engineering degree from the University of California, Berkeley, USA, in 2011 and a Master of Mechanical Engineering degree from the University of California, Berkeley, USA, in 2012.

Current Role:

  • 2025 – Present: President Director of the Company
  • 2017 – Present: Group Co-founder, CFO of Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd.

Thomas Wenas

Director

Indonesian citizen, 43 years old.

Earned a Bachelor of Commerce, Management, and Marketing degree from the University of New South Wales, Australia, in 2004.

Current Role:

  • 2025 – Present: Director of the Company

Hendri Swabudi Setiawan

Director

Indonesian citizen, 56 years old.

Earned a Bachelor of Economics degree, majoring in Accounting, from Parahyangan Catholic University, Indonesia in 1992.

Current Role:

  • 2021 – present: Director at the Company

Hendri Swabudi Setiawan

Direktur

Warga Negara Indonesia, usia 56 tahun.

Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi, jurusan Akuntansi dari Universitas Katolik Parahyangan, Indonesia pada tahun 1992.

 Jabatan Terkini:

  • 2021 – saat ini : Direktur di Perseroan

Thomas Wenas

Direktur

Warga Negara Indonesia, usia 43 tahun.

Beliau memperoleh gelar Bachelor of Commerce, Management and Marketing dari University of New South Wales, Australia pada tahun 2004.

Jabatan Terkini:

  • 2025 – saat ini : Direktur di Perseroan 

Edwin Wibowo

Direktur Utama

Warga Negara Indonesia, usia 36 tahun.

Beliau memperoleh gelar Bachelor of Mechanical Engineering dari University of California Berkeley, Amerika Serikat pada tahun 2011 dan meraih gelar Master of Mechanical Engineering dari University of California Berkeley, Amerika Serikat pada tahun 2012.

Jabatan Terkini:

  • 2025 – saat ini : Direktur Utama di Perseroan
  • 2017 – saat ini : Co-founder grup, CFO di Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd.

Drs. M. Jusuf Wibisana, SE.Ak., M. Ec.

Komisaris Independen

 Warga Negara Indonesia, usia 66 tahun.

Beliau memperoleh gelar Doktorandus/Sarjana Ekonomi dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta pada tahun 1983 dan memperoleh gelar Master of Economics, in Accounting and Finance dari Macquarie University, Australia pada tahun 1990.

Jabatan Terkini:

  • 2025 – saat ini : Komisaris Independen di Perseroan
  • 2003 – 2025 : Partner di PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia
  • 2018 – 2022 : Anggota Dewan Audit Otoritas Jasa Keuangan

Willson Cuaca

Komisaris

Warga Negara Indonesia, usia 47 tahun.

Beliau memperoleh gelar Sarjana Teknik Informatika dari Universitas Bina Nusantara, Indonesia pada tahun 2000.

Jabatan Terkini:

  • 2025 – saat ini : Komisaris di Perseroan
  • 2024 – saat ini : Komisaris Utama di PT Fore Kopi Indonesia Tbk.
  • 2016 – saat ini : Founder, Direktur dan Managing Partner di East Ventures Advisory Pte. Ltd.
  • 2009 – saat ini : Founder dan Direktur di East Ventures Pte. Ltd

Andree Susanto

Komisaris Utama

Warga Negara Indonesia, usia 37 tahun.

Beliau memperoleh gelar Bachelor of Science in Chemical Engineering dari University of California Berkeley, Amerika Serikat pada tahun 2010 dan kemudian menempuh pendidikan Executive Education di Harvard Business School pada tahun 2022.

Jabatan Terkini:

  • 2025 – sekarang : Komisaris Utama di Perseroan
  • 2022 – sekarang: Advisor di Rekosistem Pte Ltd
  • 2020 – sekarang: Advisor di Commodity Dragon Pte Ltd
  • 2019 – sekarang: Investor and Komisaris Utama di Otoklix International Pte Ltd
  • 2017 – sekarang : Group Founder and CEO di Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd