Freight forwarding memiliki beberapa pengertian yang berbeda. Namun, jika mengacu pada myaccountingcourse.com, freight forwarding adalah serangkaian layanan logistik yang bertujuan untuk mengangkut barang dari titik asal ke tujuan akhir.

Perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang ini biasanya mengelola proses pengiriman melalui jaringan pihak ketiga yang luas.

Untuk menyediakan layanan yang luas, mereka harus membangun jaringan yang handal dengan pihak-pihak seperti pengangkut, perusahaan asuransi, agen bea cukai, dan penasihat, agar mampu mengatasi masalah yang diharapkan maupun tak terduga selama proses transportasi.

Selain itu, pelaku freight forwarding, yang juga dikenal sebagai freight forwarders, juga memiliki pengalaman dalam pengadaan, sehingga mereka dapat mengelola pembelian atas nama klien.

Layanan freight forwarding tidak terbatas pada skala domestik, tetapi juga internasional. Pengiriman internasional biasanya lebih kompleks dan membutuhkan keahlian khusus terkait prosedur bea cukai yang berbeda.

Menurut indeed.com, freight forwarders tidak secara langsung mengurus pergerakan barang, tetapi mereka menjalin hubungan dengan perusahaan yang melakukannya untuk merencanakan setiap langkah pengiriman atas nama klien.

Tugas-tugas dalam Freight Forwarding

Peraturan yang disebutkan di atas juga menjelaskan tugas-tugas yang terkait dengan freight forwarding, antara lain:

  1. Penerimaan barang
  2. Pengelolaan penyimpanan barang di gudang tertutup maupun gudang terbuka (lapangan penumpukan)
  3. Pemisahan atau sortasi barang
  4. Pengepakan barang
  5. Penandaan barang
  6. Pengukuran barang
  7. Penimbangan barang
  8. Pengelolaan transportasi
  9. Penerbitan dokumen angkutan barang melalui berbagai moda transportasi
  10. Pengurusan penyelesaian dokumen
  11. Pemesanan ruang pengangkut
  12. Pengiriman barang
  13. Pengelolaan distribusi barang
  14. Perhitungan biaya angkutan dan logistik
  15. Penyelesaian klaim
  16. Asuransi atas pengiriman barang
  17. Penyelesaian tagihan dan biaya lainnya yang diperlukan
  18. Penyediaan sistem informasi dan komunikasi
  19. Penyediaan layanan logistik di pasar nasional dan internasional, baik konvensional maupun elektronik
  20. Penyediaan e-commerce dan teknologi internet yang menggunakan sistem satelit untuk pelacakan barang secara real-time
  21. Pengangkut kontraktual atau Non Vessel Operator Common Carrier (NVOCC)
  22. Pengiriman dan/atau penerimaan barang khusus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tugas-tugas ini lebih rinci dibandingkan dengan penjelasan umum di beberapa situs web lainnya.

Manfaat Freight Forwarding

Setelah memahami definisi, tugas, dan peran freight forwarding, berikut adalah beberapa manfaat penggunaan jasa freight forwarding dalam bisnis:

  1. Pengetahuan yang luas tentang rantai pasokan: Freight forwarders memiliki pengetahuan yang mendalam tentang elemen rantai pasokan, sehingga mereka dapat memenuhi tenggat waktu yang ketat dan menciptakan sistem terorganisir untuk pengiriman barang.
  2. Menghilangkan kekhawatiran: Freight forwarders mengatasi rintangan tak terduga, seperti keterlambatan barang, sehingga mengurangi kekhawatiran bagi bisnis.
  3. Layanan pelanggan yang baik: Freight forwarders menyediakan layanan pelanggan yang baik, termasuk memastikan kelancaran proses pengiriman dan memiliki koneksi luas di bidang pengiriman, termasuk legalitasnya.
  4. Penghematan biaya: Freight forwarders dapat menegosiasikan biaya karena mereka memiliki keterhubungan dengan banyak operator.
  5. Fleksibilitas: Freight forwarders bekerja tanpa kontrak yang mengikat, memberikan fleksibilitas kepada bisnis untuk memilih operator yang paling sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
  6. Dukungan untuk semua tahap pengiriman: Freight forwarders membantu dalam berbagai aspek, mulai dari kemasan hingga gudang, termasuk urusan bea cukai.

Setelah memahami definisi, tugas, dan manfaat freight forwarding, Anda dapat mulai mempertimbangkan penggunaannya dalam bisnis Anda.

Andree Susanto

President Commissioner

Indonesian citizen, 37 years old.

Andree earned a Bachelor of Science in Chemical Engineering from the University of California, Berkeley, USA, in 2010 and then pursued Executive Education at Harvard Business School in 2022.

Current Role:

  • 2025 – present: President Commissioner of the Company
  • 2022 – present: Advisor at Rekosistem Pte Ltd
  • 2020 – present: Advisor at Commodity Dragon Pte Ltd
  • 2019 – present: Investor and President Commissioner at Otoklix International Pte Ltd
  • 2017 – present: Group Founder and CEO at Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd

Willson Cuaca

Commissioner

Indonesian citizen, 47 years old.

Willson earned a Bachelor’s degree in Informatics Engineering from Bina Nusantara University, Indonesia, in 2000.

Current Role:

  • 2025 – Present: Commissioner of the Company
  • 2024 – Present: President Commissioner of PT Fore Kopi Indonesia Tbk.
  • 2016 – Present: Founder, Director, and Managing Partner of East Ventures Advisory Pte. Ltd.
  • 2009 – Present: Founder and Director of East Ventures Pte. Ltd.

Drs. M. Jusuf Wibisana, SE.Ak., M. Ec.

Independent Commissioner

Indonesian citizen, 66 years old.

Earned his Doctorate/Bachelor of Economics from Gajah Mada University, Yogyakarta in 1983 and his Master of Economics in Accounting and Finance from Macquarie University, Australia, in 1990.

Current Role:

  • 2025 – Present: Independent Commissioner at the Company
  • 2003 – 2025: Partner at PricewaterhouseCoopers (PwC) Indonesia
  • 2018 – 2022: Member of the Audit Board of the Financial Services Authority

Edwin Wibowo

President Director

Indonesian citizen, 36 years old.

Earned a Bachelor of Mechanical Engineering degree from the University of California, Berkeley, USA, in 2011 and a Master of Mechanical Engineering degree from the University of California, Berkeley, USA, in 2012.

Current Role:

  • 2025 – Present: President Director of the Company
  • 2017 – Present: Group Co-founder, CFO of Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd.

Thomas Wenas

Director

Indonesian citizen, 43 years old.

Earned a Bachelor of Commerce, Management, and Marketing degree from the University of New South Wales, Australia, in 2004.

Current Role:

  • 2025 – Present: Director of the Company

Hendri Swabudi Setiawan

Director

Indonesian citizen, 56 years old.

Earned a Bachelor of Economics degree, majoring in Accounting, from Parahyangan Catholic University, Indonesia in 1992.

Current Role:

  • 2021 – present: Director at the Company